Sisihkan Uang Jajan untuk Bangun Masjid

(Foto Oleh Aboy Montoya)

 

Sisihkan Uang Jajan untuk Bangun Masjid

 

Rijal Nala Syarof (7 th), siswa kelas I SD Terpadu Bina Ilmu, Parung, Bogor, merogoh sakunya mengambil uang pecahan lima ribu rupiah. Tanpa ragu uang jajan yang diberikan orang tuanya, Senin (25/1) dimasukkan ke dalam kotak infak yang diedarkan Nahar Mubarak Darmawan (12), dan Fazrul Septian (12), siswa kelas VI yang menjadi petugas pengumpul infak untuk pembangunan masjid Maryam Al-Muhsen di lingkungan Yayasan Pembinaan Umat (YPU) Bina Ilmu.

 

Pemandangan itu merupakan kegiatan pengumpulan dana untuk pembangunan masjid di sekolah TK dan SD Terpadu Bina Ilmu. Setiap hari seluruh siswa TK dan SDT Bina Ilmu menyisihkan uang jajannya untuk berinfak. Tak kurang sekitar Rp 200 – an ribu sampai Rp 400 –an ribu bisa diperoleh setiap hari dari para petugas yang melibatkan siswa kelas VI SDT Bina Ilmu.

 

Fazrul Septian, salah seorang petugas pengumpul infak merasa sangat senang bisa membantu panitia pembangunan masjid di lingkungan sekolahnya. ‘’Alhamdulillah setiap hari kami bersama teman-teman yang lain keliling ke seluruh kelas untuk memungut infak dari uang jajan teman-teman kami,’’ ujar Fazrul penuh semangat.

 

Setiap hari uang yang terhimpun disetorkan langsung ke bendahara pembangunan masjid Nurcholis, SHI, yang juga sebagai Guru kelas III SDT Bina Ilmu. Nurcholis mengatakan bahwa pembangunan masjid seluas 163 meter persegi yang letaknya persis di depan sekolah yang beralamat di jalan Haji Mawi Nomor 03 Parung, Bogor, Jawa Barat diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 350 juta.

 

Anggarakan sebesar itu kata Nurcholis diperoleh dari donatur, wali murid keluarga besar TK-SDT Bina Ilmu serta kaum muslimin dari wilayah Parung dan sekitarnya. ‘’Alhamdulillah kami juga mendapat bantuan dari Lembaga Ad-Dakwah, Banten, sebesar Rp 135 juta, dari PPPA Daarul Qur’an Rp 20 juta dan kaum muslimin yang menjadi donatur untuk penyelesaian pembangunan masjid Maryam al-Muhsen - YPU Bina Ilmu,’’rincinya.

 

Sampai saat ini pembangunan masjid pada tahap pemasangan plafon, pembuatan dome, kubah, dan pemasangan granit pada dinding dan lantai serta instalasi listrik.

 

Ketua YPU Bina Ilmu, Drs Acep Jarkasih, S.Pd.I mengaku sangat bersyukur karena lembaga yang dipimpinnya sebentar lagi akan memiliki masjid untuk kegiatan peribadatan para peserta didik baik TK maupun SDT Bina Ilmu serta masyarakat umum.

 

‘’Kami bersyukur pada tahun ini di lingkungan YPU Bina Ilmu sebentar lagi memiliki masjid yang bisa dimanfaatkan oleh siswa dan guru-guru juga masyarakat sekitar. Selain sarana ibadah juga sebagai ajang pendidikan rohani,''jelas Acep. 

 

Dengan adanya masjid, sambung Acep, sebagai sarana dakwah bagi kaum muslimin pada umumnya. ''Kita bisa mencetak kader-kader dai,'' tandas Acep.

Aboy Montoya

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

One Day One Ayat

Rampak Bedug SDT Bina Ilmu