YPU Bina Ilmu Gelar Haul Kedua ‘Ulama Berpena’ Damanhuri Zuhri

WWW.BIL.SCH.ID, BOGOR- Yayasan Pembinaan Umat (YPU) Bina Ilmu menggelar Haul Kedua atas wafatnya H Damanhuri Zuhri disertai zikir awal tahun 2019, Rabu (2/1). Haul kedua Pendiri YPU Bina Ilmu yang juga sebagai wartawan senior Harian Republika ini dipusatkan di halaman Perguruan Bina Ilmu yang terletak di Jl H Mawi Nomor 03 Parung, Bogor, Jawa Barat.

 

Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis, menjelaskan maksud diadakan  haul kedua almarhum yang disertai kegiatan zikir dan doa awal tahun 2019. Menurutnya, untuk mengenang wafatnya almarhum pada 2 Januari sekaligus hadirin bermuhasabah di awal tahun ini. 

 

Pada haul kedua Damanhuri Zuhri, hadir beberapa tokoh masyarakat yakni para ustad yang berada di sekitar lingkungan terdekat. Nurcholis menyampaikan, almarhum merupakan sosok orang yang sangat supel, bijaksana, serta suka memberi, tidak pernah pilih kasih, dan beliau juga mau turun bermasyarakat. Menurutnya, hal itu yang membuat Damanhuri dikenal dan punya banyak sahabat.

 

Tidak hanya tokoh masyarakat, Haul ini juga dihadiri para siswa dan orang tua siswa serta jajaran guru di Perguruan Bina Ilmu. Diketahui, perguruan tersebut merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Damanhuri bersama Acep Jarkasih yang juga masih kerabatnya.

 

Kepala SD Terpadu Bina Ilmu, Suprianto, memaparkan acara yang digelar secara sederhana ini dilaksanakan pukul 07.00 - 09.00 WIB. Di bawah tenda berukuran 15x18 meter acara  diawali dengan shalat dhuha dilanjutkan dengan murajaah hafalan Alquran One Day One Ayat (ODOA) yang dipimpin Direktur Pendidikan YPU Bina Ilmu, H. Momon Abdul Rohman.

 

‘’Setelah mendengarkan pembacaan Qalam Ilahi  yang dibacakan salah satu siswa kelas VI, Hasan Nasrullah, disambung menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bina Ilmu,’’paparnya.

 

Pri, sapaan akrabnya menjelaskan, tahlilan dan pembacaan surat Yasin dipimpin oleh seorang sahabat almarhum Damanhuri, yakni Mulyadi Khadafi. Kemudian Ustadz Asep Saefulloh MA dari Majelis Zikir Az Zikra didaulat untuk memberikan tausiyah dilanjutkan dengan zikir dan doa penutup.

 

Selepas acara, Mulyadi, mengatakan kepada bil.sch.id, dia bersyukur dapat diundang pihak YPU Bina Ilmu  untuk datang ke Haul ini. Menurutnya, dengan datang ke haul ini dapat mengingatkan momen kebersamaan dengan Almarhum Damanhuri saat masih remaja.

 

Mulyadi mengaku, dulunya dia dan Almarhum Damanhuri sempat berjuang untuk memajukan para remaja khususnya yang ada di Kecamatan Parung, serta umumnya yang ada di sekitar Kabupaten Bogor. Dia pun terkenang dengan sikap Almarhum Damanhuri yang saat itu suka mengajarkan ilmu untuk bisa menjadi pemimpin dan menjadi ustaz. “Walau sesibuk apapun, saya akan sempatkan datang untuk kegiatan-kegiatan yang ada di YPU Bina Ilmu,” ucap Mulyadi yang seorang ASN di Kementerian Agama Kabupaten Bogor.

 

Mulyadi menyampaikan, Almarhum Damanhuri mempunyai peran dalam hidupnya. “Saat muda, beliau itu sudah mengangkat karir saya sebagai seorang qari, sehingga saya dapat dikenal dan berguna oleh masyarakat,” ungkapnya yang sudah mengenal Almarhum Damanhuri di tahun 1980. Mulyadi pun mengaku, Almarhum Damanhuri berperan sebagai penggagas program kuliah subuh dan kuliah dhuha yang pertama kali dilakukan di Masjid Besar Riyadhus Shalihin, Kecamatan Parung, Bogor.

 

Acara pun diakhiri dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Asep Saefulloh MA. Di hadapan hadirin, ustaz yang akrab dipanggil Saefulloh ini menyampaikan, rasa syukur atas kembali berkumpulnya kita setelah dua tahun wafatnya pendiri Perguruan Bina Ilmu, Damanhuri Zuhri.

 

“Banyak kenangan dan pesan yang kita peroleh dari almarhum. Yang mudah-mudahan menjadi amal jariyah untuk almarhum, aamiin ya rabbal alamiin,” ucap Saefulloh. Saefulloh menyebutkan beberapa jasa almarhum Damanhuri, yakni pembangunan Masjid Besar Riyadhus Shalihin, Perguruan Bina Ilmu, tulisannya yang di Harian Republika.

Saefulloh pun mengajak kepada hadirin, untuk berzikir dan bermuhasabah serta berdoa memohon kepada Allah agar khususnya almarhum mendapatkan maghfiroh dan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’alla. Tidak hanya itu, Saefulloh juga mengajak hadirin untuk turut mendoakan korban dampak bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia.

Naskah    : Sendi Romadhon Simorangkir/MGROL118

Foto-foto : Irfan Abdussalam/BIL.SCH.ID

 

 

 

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

One Day One Ayat

Rampak Bedug SDT Bina Ilmu