REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR-- Menyambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah, Yayasan Pembinaan Umat (YPU) Bina Ilmu, Parung, Bogor, Jawa Barat, menggelar Jalan Sehat Muharram (JSM), Ahad, (1/9) yang bertepatan dengan 1 Muharram 1441 H. 

JSM sudah berlangsung selama 22 tahun sejak YPU Bina Ilmu didirikan pada 1997, pada tahun ini mengambil tajuk ''22 Tahun Berkhidmat Membina Umat'' berlangsung semarak. Sekitar 1.200 an orang turut serta dalam kegiatan gerak jalan santai keluarga. 

Peserta mulai dari bayi, balita, siswa PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA, Mahasiswa maupun karyawan dan lanjut usia berbaur menyatu dalam balut kekeluargaan. Berjalan sejauh empat kilometer menyusuri jalan di perkampungan yang yang masih rindang, asri, dan sejuk.

Kegiatan diawali dengan Shalat Sunat Dhuha empat rakaat di Masjid Maryam Almuhsen Bina Ilmu yang dipandu Kepala SDT Bina Ilmu, Suprianto, SPd. Tepat pukul 07.00 WIB seluruh peserta JSM diarahkan ke halaman sekolah yang beralamat di Jalan Raya Haji Mawi Nomor 03 Kampung Jati, RT 03 RW 05 Parung, Bogor, Jawa Barat.

Tiga pemandu acara; Sri Widoningsih, Ayip Ruhbi, dan Abdul Malik Alhasan dari guru SDT Bina Ilmu membuka acara JSM. Nuansa hijau mendominasi halaman seluas 20 x 25 meter persegi yang ditutup tenda dengan kombinasi hijau toska -warna khas perguruan bina ilmu- dan putih.

Lagu Indonesia Raya membahana ke setiap sudut ruang dengan iringan musik yang didirigeni Rika Ariyani salah seorang Guru SDT Bina Ilmu hingga membangkitkan  semangat nasionalisme.  

Sebelum dilepas keberangkatannya oleh Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis, SHI, seluruh peserta berdoa dengan khusuk yang dipimpin Kepala Bidang Kerohanian SDT Bina Ilmu, H. Momon Abdul Rohman.

Tampak hadir, Pengawas Pembina TK-SD Kecamatan Parung, Ely Rohimah, SPd, MM, Dewan Pembina YPU Bina Ilmu, HE Tafrawi, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah, Suhandi, SPd, Ketua Komite SDT Bina Ilmu, Drs Wahyu Hidayat, MPd, Bendahara Masjid Besar Riyadlush Shalihin, H.Irwan, perwakilan dari Yudhistira, Rio, perwakilan dari Bank Syariah Insan Cita, Meylia, pemilik Klinik Nabiya Medika Parung, Fikri, dan tokoh agama dan tokoh masyakat Parung

Ketua Panitia JSM 1441 H, Djamaludin SPd mengatakan, kegiatan JSM menjadi hajatan besar YPU Bina Ilmu dalam setiap awal tahun baru hijriyah. ''JSM sudah menjadi agenda rutin perguruan Bina Ilmu dalam menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram,'' kata Djamaludin dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad, (1/9) malam.

Djamal sapaan akrabnya merasa beryukur karena kegiatan JSM tahun ini banyak pihak yang berpartisipasi. ''Alhamdulillah beberapa lembaga seperti PPPA Darul Quran, Penerbit Yudhistira, Indofood, Bank Syariah Insan Cita, Elbama Bina Ilmu, Klinik Nabiya Medika, PD Sadena Jaya mensupport panitia  baik moril maupun materil,'' ujar guru kelas VA ini. 

Selain doorprize yang sangat melimpah, JSM tahun ini, sambung guru yang sudah 15 tahun mengabdi di Perguruan Bina Ilmu, juga dimeriahkan Grup Rampak Bedug Al Muhajirin dari Parung, Tim Eskul Pianika SDT Bina Ilmu dan Band Out yang digawangi Alwi F Sahel, Arif Hidayat, Helmi, Ayip Ruhbi, dari Guru SDT Bina Ilmu yang mengusung lagu pop religi. 

Lebih lanjut, Djamal mengatakan, sebelum pengumuman doorprize bagi peserta JSM, sebanyak 13 peserta didik yatim Bina Ilmu menerima santunan dari Klinik Nabiya Medika (KNM) yang diserahkan langsung Fikri selaku pemilik KNM yang didampingi putrinya Annabiya Zahra.

Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis, merasa bersyukur karena lembaga yang dipimpinnya menggelar JSM dengan sukses dan meriah.
''Alhamdulillah Bina Ilmu telah menyelenggarakan JSM sebagai ajang untuk majalin tali silaturrahim dengan masyarakat Parung dan sekitarnya,'' ujarnya. 

Malalui kegiatan JSM ini, sambung Jebolan UIN Syarif Hidayatullah, bertujuan mengajak masyarakat untuk giat dalam berolahraga yang murah meriah seperti jalan. 

''Kita semarakkan Tahun Baru Islam sambil berolah raga. Mudah-mudahan di tahun baru Islam ini kita lebih baik lagi terutama  dalam beribadah kepada Allah SWT,'' tandasnya

WWW.BIL.SCH.ID, PARUNG-- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serempak diadakan di seluruh sekolah mengawali hari pertama Tahun Pelajaran 2019/2020, Senin, (15/7). Beragam kegiatan dirancang bagi para pengelola pendidikan mulai tingkat dasar hingga tingkat lanjutan atas guna memberi kesan pertama yang baik dan penuh semangat.
 
Seperti yang dilakukan SD Terpadu Bina Ilmu, misalnya. Sekolah yang mulai beroperasi pada 2004 ini merancang kegiatan MPLS selama lima hari, 15-19 Juli 2019. 
 

Ketua MPLS, Abdul Malik Alhasan, memaparkan, hari pertama diawali dengan penyambutan peserta didik oleh seluruh dewan guru di depan gerbang sekolah. ''Panitia membuat gapura yang di kanan dan kiri dihias ondel ondel. Seluruh peserta didik baru maupun lama langsung diarahkan menuju masjid untuk melaksanakan dhuha terbimbing,'' kata Milik kepada bil.sch.id, Senin, (15/7). 

 
Tepat pukul 07.00 WIB, sebanyak 347 peserta didik duduk di lapangan seluas 18 x 20 meter persegi yang beralaskan karpet merah untuk mengikuti serangkaian hari pertama MPLS. Faiz Nilmaizar Yaqzhon dan Ayra Nahdah Allawi dari kelas I didaulat menjadi peserta MPLS untuk disematkan syal karena keduanya datang paling awal. 
 
Tak dipungkiri, kegiatan MPLS, sambung Malik, adalah moment awal bagi peserta didik baru sebelum menjalankan pembelajaran selama beberapa tahun ke depan. 
 
''Oleh karena itu, kami sepakat bahwa MPLS harus dikemas sedemikian rupa sehingga memberikan kesan baik, positif dan menyenangkan bagi para siswa, guru bahkan wali murid,'' jelasnya. 
 
Malik yang baru satu tahun bergabung di SDT Bina Ilmu merinci kegiatan MPLS. Kegiatan selalu diawali dengan dhuha terbimbing dilanjutkan dengan One Day One Ayat (ODOA), mufradhat bahasa Arab, Inggris, Sunda, dan membaca Alquran/Iqra. 
 
Hari kedua, Selasa, (16/7) mengundang pasukan pemadam kebakaran Kabupaten Bogor untuk pendidikan penanggulangan kebakaran sejak dini. 
 
Hari ketiga, Rabu, (17/7), kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)seperti cara mencuci tangan dan gosok gigi yang benar dirangkai dengan lomba mewarnai kategori kls 1 dan 2, lomba menggambar kategori kelas 3, dan lomba mengarang kelas  4 - 6. 
 
Hari keempat, Kamis, (18/7), diisi kegiatan kepanduan dan mengundang Komunitas Reptil Ciseeng (KRC). Hari kelima, Jumat, (19/7) kegiatan demo ekstrakurikuler silat, panahan, pianika, tari dan lomba mars PPK, Mars Bina Ilmu dan Lagu Daerah. 
 
Selain itu, peserta mendonasikan sembako, seperti beras, gula, teh, kopi, susu, kecap, minyak, untuk bakti sosial menutup rangkaian MPLS. 
 
Malik bersyukur kegiatan MPLS yang dikomandoi mendapat apresiasi yang luar biasa dari semua pihak. ''Kami selaku panitia merasa bahagia dengan begitu besarnya antusiasme yang terjadi pada MPLS tahun ini,'' tandas Malik.
 
Keseruan dan kemeriahan MPLS dirasakan Muhammad Syadwan Azam (7 tahun), peserta didik kelas I B. Dirinya mengaku senang bersekolah di SDT Bina Ilmu. ''Acaranya seru pokoknya.'' ungkap Azam. 
 
Azam sangat berkesan dengan hiasan ondel-ondel yang berada depan gerbang sekolah. ''Ondel-ondelnya lucu,'' kata azam polos seraya menambahkan dapat teman baru dan Ibu Gurunya sangat baik.
 
Kepala SDT Bina Ilmu, Suprianto, mengatakan, menciptakan pendidikan bermutu butuh dukungan dari semua pihak. Keterpaduan antara pengelola pendidikan, yayasan, dewan guru, peserta didik, orang tua dan masyarakat harus diciptakan. ''Dengan kolaborasi dari Tri Pusat Pendidikan ini, insya Allah akan hadir pendidikan bermutu,'' kata Pri sapaan akrabnya.
 
Suprianto yang baru satu tahun menahkodai sekolah yang beralamat di Jl. H.Mawi nomor 03 Parung, Bogor, Jawa Barat, sangat konsen mengutamakan pendidikan adab dari pada ilmu pengetahuan. 
 
''Al adabu qablal 'ilmi, (adab lebih utama dari pada ilmu) ini bukan hanya slogan tapi bagi kami menjadi spirit dalam perjuangan mendidik generasi qur'ani yang berwawasan lingkungan, terampil berbahasa dan unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,'' tandasnya.
 
Hal senada diungkapkan Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis, SHI, kegiatan MPLS menjadi salah satu agenda pengenalan  di lingkungan Bina Ilmu. ''Dengan kegiatan MPLS para peserta didik akan dikenalkan dengan kegiatan yang ada di Bina Ilmu,'' katanya. 
 
Lebih lanjut, pria kelahiran 01 April 1981 ini memaparkan program jam nol yang sudah berjalan sejak sekolah ini beroperasi bagi para peserta didik akan terus disempurnakan. ''Para peserta didik yang baru dikenalkan seperti shalat dhuha, ODOA, bahasa, dan tadarus Alquran serta kegiatan lainnya, tujuan anya adalah penanaman qaidah dan akhlak buat para peserta didik yang baru maupun yang lama,'' papar jebolan UIN Syarif Hidayatullah ini. []
 
Naskah: Aboy Montoya/bil.sch.id
Foto-foto: Muhammad Hidayatullah/bil.sch.id

BIL.SCH.ID, Parung, Bogor--Guna meningkatkan mutu pendidikan, Sekolah Dasar Terpadu (SDT) Bina Ilmu Parung, Bogor, Jawa Barat, menggelar Rapat Kerja Tahun Pelajaran 2019/2020, Kamis-Jumat, 4-5 Juli 2019.

 
Acara dipusatkan di gedung A, Perguruan Bina Ilmu, Jl. H. Mawi, Nomor 03, Kampung Jati, RT 03, RW 05, Parung, ini diikuti 34 Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis, SHI didaulat untuk membuka Raker.
 
Tampak Hadir, Direktur Pendidikan YPU Bina Ilmu H. Momon Abdul Rohman, Kepala SDT Bina Ilmu Suprianto, Kepala Bidang Bahasa Drs Budi Siswadi Johan,. 
 
Ketua Panitia Raker, Lia Herawati, SSI, menjelaskan, agenda kegiatan yang berlangsung selama dua hari diawali dengan laporan pertanggungjawaban kegiatan pada tahun pelajaran 2018/2019,  yang disampaikan Kepala SDT Bina Ilmu, pembacaan tata tertib Raker, sidang komisi, sidang pleno setiap komosi dan penutup. 
 
Lia, merinci tujuh komisi terdiri dari; Komisi A bidang kurikulum, Komisi B bidang kesiswaan, Komisi C bidang kerohanian, Komisi D bidang bahasa, Komisi E bidang Humas, Komisi F bidang pembiayaan dan Komisi G bidang Sarana Prasarana.
 
 
"Setiap komisi membuat program selama satu tahun kemudian disampaikan pada saat sidang pleno," ujar Lia yang juga sebagai guru kelas IA ini. 
 
Sementara itu, Kepala SDT Bina Ilmu, Suprianto, merasa bersyukur dengan diadakan Raker untuk menghadapi tahun pelajaran 2019/2020. 
 
"Alhamdulillah, Rapat Kerja ini kami jadikan sebagai pedoman untuk melaksanakan seluruh pelayanan pendidikan di SDT Bina Ilmu dan acuan dalam membuat program kerja satu tahun," ujar Pri sapaan akrabnya.
 
Lebih lanjut, Suprianto yang baru satu tahun menahkodai SDT Bina Ilmu mengatakan, tantangan dalam mengelola pendidikan bermutu semakin besar, maka dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen yang terlibat dalam dunia pendidikan. 
 
"Pendidikan abad 21 mengharuskan semua unsur terlibat maka itu kolaborasi dan komunikasi menjadi hal yang utama harus dilakukan,'' ujarnya.
 
Selain itu, sambung Pri yang sudah 15 tahun mengabdi di Perguruan Bina Ilmu setiap pendidik dan peserta didik harus berpikir kritis, kreatif dan inovatif. 
 
''Dengan komunikasi, kolaborasi, dan sinergitas serta kreatif, inovatif yang terbangun mudah-mudahan akan tercipta super tim yang solid yang memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pendidikan bermutu di Bina Ilmu. Maju bersama Bina Ilmu," tandasnya.[]
WWW.BIL.SCH.ID--Sekolah Dasar Terpadu Bina Ilmu Parung, Bogor, Jawa Barat, menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) yang dirangkai dengan Lomba Tingkat (LT) 1, Sabtu-Ahad, 30-31 Maret 2019. Kegiatan yang setiap tahun digelar ini dipusatkan di Bumi Perkemahan Zona Madina, Dompet Dhuafa, Jampang, Kemang, Bogor, Jawa Barat, dengan tajuk ''Semangat Menggebu, Kerja dengan Restu, Prestasi Beribu-ribu''.
 
Ketua Panitia, Abdul Malik Al Hasan, memaparkan kegiatan Persami diikuti anggota pramuka penggalang kelas V dan VI yang dibagi ke dalam 13 regu yang terdiri dari enam regu putra dan tujuh regu putri dengan total peserta 98 orang. Kegiatan dibagi menjadi delapan giat. ''Kegiatan diawali dengan giat umum, giat keagamaan, giat pribadi, giat materi, giat lomba, giat bakti, giat unggun-pentas seni dan giat outbond,'' papar Malik.
 
 
Malik melanjutkan, giat umum meliputi kegiatan upacara pembukaan dan penutupan. Sementara giat keagamaan meliputi shalat wajib berjamaah dan shalat sunah dhuha dan tahajud serta tadarus Alquran. Adapun giat pribadi seperti Mandi Cuci Kakus (MCK), bersih bersih lingkungan dan makan-minum. ''Materi yang disajikan seperti tanda pengenal gerakan pramuka, peraturan 
baris berbaris, tali-temali (pioneering), sandi morse, sandi semaphore.''
 
Hal yang paling ditunggu, sambung Malik adalah giat lomba dan giat unggun. ''Panitia menggelar delapan mata lomba untuk para peserta yang terdiri dari lomba yel-yel, Peraturan Baris Berbaris (PBB), lomba morse, pentas seni, semaphore, pengetahuan umum dan pengetahuan kepramukaan (PUPK), penjernihan air, pioneering, sandi-sandi dan hasta karya,'' tandas Malik.
 
 
Salah seorang peserta, Muhammad Nabil Nasrul (11 th) mengaku sangat senang dengan kegiatan Persami yang baru pertama kali diikutinya. Nabil --sapaan akrabnya-- yang tergabung dalam Regu Rajawali mengikuti kegiatan demi kegiatan dengan antusias.  
 
''Saya baru pertama kali kemping. Senang banget,'' ujarnya penuh semangat. 
Nabil melanjutkan, kegiatan ini menjadikan dirinya lebih berani dan sangat menyenangkan. ''Enak bisa tambah ilmu kepramukaan. Bisa jalan-jalan ke sini (Buper Zona Madina, red),'' akunya polos. 
 
Walaupun harus berdesakan dengan tujuh temannya dalam satu tenda saat beristirahat, Nabil tetap bisa tidur dengan nyenyak di dalam tenda. ''Enak tidur bareng teman temen. Pokoknya senang,'' ujar siswa Kelas 5A ini.
 
 
Nabil berharap tahun depan dirinya ingin mengikuti kegiatan Persami dengan semaksimal mungkin. ''Pokoknya tahun depan mau ikut Persami lagi. Seru pokoknya,'' tandas bungsu dari lima lima bersaudara dari pasangan HM Nasrul dan Hajah Yuli ini. 
 
Semantara itu, Majelis Pembina Gugus (Mabigus) SDT Bina Ilmu, Suprianto SPd, mengatakan, tujuan diadakan Persami ini untuk melatih disilpin, mental dan keberanian peserta didik dalam menjalani kehidupan di luar. ''Acara Persami ini bertujuan untuk melatih kemandirian, melatih berorganisasi dan melatih tanggung jawab sebagai peserta didik,'' kata Suprianto yang baru delapan bulan menahkodai SDT Bina Ilmu. 
 
Persami, sambung Pri, sapaan akrabnya, adalah sebagai wadah membentuk karakter peserta didik supaya lebih religius dan mandiri. ''Kegiatan Persami yang kami rancang lebih menekankan pada aspek religiusitas, kemandirian dan kerjasama serta cinta lingkungan. Kami awali kegiatan dengan Dhuha, selalu berjamaah pada setiap waktu shalat wajib, tadarus setelah Magrib berjamaah, muhasabah saat kegiatan api unggun dan qiyamullail sampai Subuh berjamaah, dan bakti sosial,''jelasnya. 
 
Pri berharap dari Persami ini, peserta didik bisa lebih berani dan mampu membangun kerjasama tim dalam mengelola permasalahan yang dihadapi dalam setiap kegiatan yang disajikan panitia serta bertanggung jawab dalam segala hal.[]
Naskah : Aboy Montoya/www.bil.sch.id
Foto-foto : Dokumentasi www.bil.sch.id

WWW.BIL.SCH.ID, BOGOR- Yayasan Pembinaan Umat (YPU) Bina Ilmu menggelar Haul Kedua atas wafatnya H Damanhuri Zuhri disertai zikir awal tahun 2019, Rabu (2/1). Haul kedua Pendiri YPU Bina Ilmu yang juga sebagai wartawan senior Harian Republika ini dipusatkan di halaman Perguruan Bina Ilmu yang terletak di Jl H Mawi Nomor 03 Parung, Bogor, Jawa Barat.

 

Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis, menjelaskan maksud diadakan  haul kedua almarhum yang disertai kegiatan zikir dan doa awal tahun 2019. Menurutnya, untuk mengenang wafatnya almarhum pada 2 Januari sekaligus hadirin bermuhasabah di awal tahun ini. 

 

Pada haul kedua Damanhuri Zuhri, hadir beberapa tokoh masyarakat yakni para ustad yang berada di sekitar lingkungan terdekat. Nurcholis menyampaikan, almarhum merupakan sosok orang yang sangat supel, bijaksana, serta suka memberi, tidak pernah pilih kasih, dan beliau juga mau turun bermasyarakat. Menurutnya, hal itu yang membuat Damanhuri dikenal dan punya banyak sahabat.

 

Tidak hanya tokoh masyarakat, Haul ini juga dihadiri para siswa dan orang tua siswa serta jajaran guru di Perguruan Bina Ilmu. Diketahui, perguruan tersebut merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Damanhuri bersama Acep Jarkasih yang juga masih kerabatnya.

 

Kepala SD Terpadu Bina Ilmu, Suprianto, memaparkan acara yang digelar secara sederhana ini dilaksanakan pukul 07.00 - 09.00 WIB. Di bawah tenda berukuran 15x18 meter acara  diawali dengan shalat dhuha dilanjutkan dengan murajaah hafalan Alquran One Day One Ayat (ODOA) yang dipimpin Direktur Pendidikan YPU Bina Ilmu, H. Momon Abdul Rohman.

 

‘’Setelah mendengarkan pembacaan Qalam Ilahi  yang dibacakan salah satu siswa kelas VI, Hasan Nasrullah, disambung menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bina Ilmu,’’paparnya.

 

Pri, sapaan akrabnya menjelaskan, tahlilan dan pembacaan surat Yasin dipimpin oleh seorang sahabat almarhum Damanhuri, yakni Mulyadi Khadafi. Kemudian Ustadz Asep Saefulloh MA dari Majelis Zikir Az Zikra didaulat untuk memberikan tausiyah dilanjutkan dengan zikir dan doa penutup.

 

Selepas acara, Mulyadi, mengatakan kepada bil.sch.id, dia bersyukur dapat diundang pihak YPU Bina Ilmu  untuk datang ke Haul ini. Menurutnya, dengan datang ke haul ini dapat mengingatkan momen kebersamaan dengan Almarhum Damanhuri saat masih remaja.

 

Mulyadi mengaku, dulunya dia dan Almarhum Damanhuri sempat berjuang untuk memajukan para remaja khususnya yang ada di Kecamatan Parung, serta umumnya yang ada di sekitar Kabupaten Bogor. Dia pun terkenang dengan sikap Almarhum Damanhuri yang saat itu suka mengajarkan ilmu untuk bisa menjadi pemimpin dan menjadi ustaz. “Walau sesibuk apapun, saya akan sempatkan datang untuk kegiatan-kegiatan yang ada di YPU Bina Ilmu,” ucap Mulyadi yang seorang ASN di Kementerian Agama Kabupaten Bogor.

 

Mulyadi menyampaikan, Almarhum Damanhuri mempunyai peran dalam hidupnya. “Saat muda, beliau itu sudah mengangkat karir saya sebagai seorang qari, sehingga saya dapat dikenal dan berguna oleh masyarakat,” ungkapnya yang sudah mengenal Almarhum Damanhuri di tahun 1980. Mulyadi pun mengaku, Almarhum Damanhuri berperan sebagai penggagas program kuliah subuh dan kuliah dhuha yang pertama kali dilakukan di Masjid Besar Riyadhus Shalihin, Kecamatan Parung, Bogor.

 

Acara pun diakhiri dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Asep Saefulloh MA. Di hadapan hadirin, ustaz yang akrab dipanggil Saefulloh ini menyampaikan, rasa syukur atas kembali berkumpulnya kita setelah dua tahun wafatnya pendiri Perguruan Bina Ilmu, Damanhuri Zuhri.

 

“Banyak kenangan dan pesan yang kita peroleh dari almarhum. Yang mudah-mudahan menjadi amal jariyah untuk almarhum, aamiin ya rabbal alamiin,” ucap Saefulloh. Saefulloh menyebutkan beberapa jasa almarhum Damanhuri, yakni pembangunan Masjid Besar Riyadhus Shalihin, Perguruan Bina Ilmu, tulisannya yang di Harian Republika.

Saefulloh pun mengajak kepada hadirin, untuk berzikir dan bermuhasabah serta berdoa memohon kepada Allah agar khususnya almarhum mendapatkan maghfiroh dan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’alla. Tidak hanya itu, Saefulloh juga mengajak hadirin untuk turut mendoakan korban dampak bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia.

Naskah    : Sendi Romadhon Simorangkir/MGROL118

Foto-foto : Irfan Abdussalam/BIL.SCH.ID

 

 

 

Hadiri dan Doakan
Haul Kedua Tahun atas wafatnya Drs H Damanhuri Zuhri bin H Zuhri di Perguruan Bina Ilmu, Rabu, 02 Januari 2019, jam 07.00 - 09.00 WIB. Acara diisi dengan pembacaan Yasin, Tahlilan, Doa dan Zikir yang dipimpin Ustadz Asep Saefulloh, MA dari Majelis Zikir Az Zikra.

 WWW.BIL.SCH.ID, DEPOK--Sekolah Dasar Terpadu (SDT) Bina Ilmu Parung, Bogor, Jawa Barat, berhasil menyabet double winner dalam ajang Al Hasra Cup 6 yang digelar di SMP Al Hasra Depok, Jawa Barat, Sabtu (27/10).

 

Perlombaan yang dipertandingkan dibagi menjadi dua kategori yakni antara lain lomba Kepramukaan dan lomba keagamaan. Lomba Kepramukaan terdiri dari: Lomba Morse, Semaphore, Pengetahuan Umum dan Kepramukaan (PUPK), Sandi-sandi, Pionering, LKBB Tongkat, dan Yelling pangkalan yang digelar Sabtu (20/10).

 

Sedangkan Lomba keagamaan yang dilangsungkan Sabtu (27/10) antara lain: Lomba Cerdas Cermat (LCC), Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), dan Dacil (Da’i/Da’iyah Cilik). Sekitar 25 sekolah dasar yang berasal dari Kota Depok, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bogor, ikut serta dalam perhelatan kali ke enam yang berlangsung semarak.

 

Tahun ini menjadi milik SDT Bina Ilmu yang beralamat di Jalan Haji Mawi Nomor 03 Parung, Bogor, karena berhasil meraih juara umum dalam dua kategori lomba yang dipertandingkan.

 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nurcholis SH, merinci raihan prestasi peserta didiknya untuk lomba kepramukaan di bagian putra antara lain Juara 1 Morse, juara 1 Semaphore, juara 1 Sandi-sandi, juara 2 PUPK, juara 1 LKBBT, juara 1 Yell-yell.

Sementara, di bagian putri: juara 2 Morse, juara 3 Semaphore, juara 2 PUPK, juara 1 LKBBT, dan juara 1 Yell-yell. Dengan prestasi yang didapat itu akhirnya panitia mendapuk pangkalan SDT Bina Ilmu meraih regu terbaik 1 putra dan regu terbaik 2 putri sekaligus berhasil meraih juara umum.

 

Nurcholis mengaku bangga atas perjuangan peserta didiknya setelah Sabtu (20/10), Pasukan Pramuka SDT Bina Ilmu berhasil memboyong 14 piala dan meraih juara umum, kini pada Sabtu (27/10) giliran kontingen SDT Bina Ilmu untuk perlombaan kategori keagamaan mampu melibas dan meraih juara pada setiap mata lomba serta berhasil membawa pulang Trophy Juara Umum setinggi satu meter ke Perguruan Bina Ilmu.

Nurcholis yang juga selalu Ketua Yayasan Pembinaan Umat (YPU) Bina Ilmu, yang menaungi TK dan SDT Bina Ilmu, tak mampu membendung rasa syukur dan bangganya kepada para peserta didik yang telah berjuang serta bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi Bina Ilmu.

 

“Sujud syukur kepada Allah atas karunia-Nya yang telah diberikan kepada kami. Hari ini adalah momentum yang sangat luar biasa, setelah Sabtu kemarin SDT Bina Ilmu memboyong semua tropi dan menjadi juara umum pada perlombaan kepramukaan. Kini, Alhamdulillah atas Izin dan Kuasa-Nya, Bina Ilmu berhasil menjadi juara umum pada perlombaan keagamaan.” ucapnya.

 

Cholis, sapaan akrabnya, yang menerima penyerahan 2 trophy Juara Umum dan yang mendampingi anak-anak dalam kegiatan ini, membeberkan prestasi yang diraih anak didiknya dalam Lomba Keagamaan. ”Alhamdulillah untuk lomba MHQ, Firza Munira kelas VI meraih juara 1. Aprilia Alfarah kelas VI berhasil meraih Juara 1 pada lomba Dacil. Sedangkan LCC meraih juara 2 yang dipersembahkan oleh Naquita Khairana Rizvi, Syahira Zalia F, dan Naila Fathia Widhiana.”

 

Ia melanjutkan, dari semua prestasi yang diraih dalam perlombaan itu, jangan sampai berhenti sampai di sini, kita harus terus berbenah dan rendah hati. Semangat juang yang ada dalam perlombaan, harus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari.”ujarnya, sambil menyeka air mata haru yang membasahi pipi.

 

Naquita, salah satu anggota tim LCC dari SDT Bina Ilmu yang meraih juara 2, mengungkapkan kebahagiaan atas hasil yang telah diraihnya. “Alhamdulillah, semua mencapai target. Buku pelajaran dari kelas 4 s.d. kelas 6 saya baca dalam waktu tiga hari. Walaupun harus belajar ekstra, akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan bagi saya. Terima kasih saya ucapkan atas dukungan dan support dari para dewan guru dan para orangtua,” ujarnya polos.

 

Sementara Aprilia Alfarah, siswi yang berhasil meraih juara 1 lomba pildacil dan memiliki andil besar dalam mempersembahkan 2 Trophy Juara Umum, mengungkapkan hal yang senada. “Saya bersyukur telah berusaha memberikan yang terbaik untuk Bina Ilmu. Sore ini saya membuktikan satu hal, bahwa hasil tidak pernah mengkhianati proses. Mudah-mudahan ini menjadi kenangan manis dari kami angkatan 10 untuk sekolah tercinta.” ucapnya.

 

Kepala SDT Bina Ilmu, Suprianto, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya dengan prestasi yang ditorehkan peserta didiknya. Pri sapaan akrabnya yang baru tiga bulan menahkodai SDT Bina Ilmu merasa bangga dan kagum atas perjuangan seluruh peserta dan guru pembimbing. ‘’Bangga sekaligus terharu atas perjuangan anak-anak yang sangat luar biasa. Mereka memiliki motivasi yang kuat untuk mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah,’’ katanya.

 

Naskah: Abdul Malik al-Hasan

Foto: Dokumen www.bil.sch

Sabtu (20 Oktober 2018) kemarin, Lagi-lagi Allah menganugerahkan nikmat luar biasanya kepada kami.
.
Bermodal waktu yang kurang dari dua minggu, kami berusaha memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Berlatih tak kenal lelah, berdoa tak kenal waktu, dan selalu belajar di setiap kesempatan yang ada.
.
Kami selalu yakin, bahwa usaha, kerja keras dan pantang menyerah akan mengantarkan kami pada pintu gerbang kesuksesan. Bagaimana pun caranya, apapun rintangannya, pasti kami akan sampai kepada tujuan yang telah dicita-citakan.
.
Syukur Alhamdulillah, ini adalah kali kedua kami bisa meraih Juara Umum dalam Ajang Perlombaan Pramuka di tahun ini. Setelah di Februari kemarin kami meraih Juara Umum di MAN 1 Grogol, Jakarta Barat. Kini kami bisa meraih Juara Umum di SMP Al-Hasra, Depok.
.
Kami bukan hebat, tetapi karena Allah yang sungguh amat baik dan super Maha Dahsyat.
Kami bukan siapa-siapa, jika tanpa doa dan restu dari ayah, bunda, guru, sahabat dan teman semua.
.
.
#SDTBinaIlmu
#KompasVI
#SMPAlHasra
#BahagiaTerus
#BermanfaatBermartabat

Ananda Langit Alansky A kelas 5A, siswa teladan yang selalu datang paling awal dengan sepedanya, dan langsung menuju masjid untuk muroja'ah Al-Quran, karena keteladannya kepala sekolah SDT Bina Ilmu bapak Suprianto, S.Pd menghadiahkan sebuah Al-Quran traveler untuk mengapresiasi sekaligus memotivasi siswa yang lainnya agar bisa seperti elang, datang lebih awal dan langsung berinteraksi dengan Al-Quran.._allahummarhamna bil Quran_

"Ini merupakan Jalan Sehat Muharam (JSM) yang kesepuluh."

 

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Menyemarakkan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah, Yayasan Pembinaan Umat (YPU) Bina Ilmu menggelar Jalan Sehat Muharam (JSM). Perhelatan untuk kali kesepuluh yang digelar yayasan yang menaungi TK dan SD Terpadu Bina Ilmu ini mengangkat tajuk “21 Tahun Berkhidmat Membina Umat”.

Kegiatan tersebut ini diadakan Selasa, (11/9) bertepatan 1 Muharam 1440 H. Acara gerak jalan dimulai tepat pukul 07.00 WIB, dibuka oleh Ketua PGRI Cabang Kecamatan Parung, Rahwandi MPd.

Ia  didampingi Ketua YPU Bina Ilmu, Nurcholis dan Kepala SD Terpadu Bina Ilmu, Suprianto. “Hampir seribu peserta yang terdiri dari usia taman kanak-kanak hingga lanjut usia mengikuti dengan antusias,” kata  Ketua pelaksana JSM, Abdul Malik dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (11/9).

Ia menjelaskan, setelah diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Kepala Bidang Pendidikan YPU Bina Ilmu, H. Momon Abdur Rohman, seluruh peserta bergerak ke arah timur menuju Pasar Parung, mengambil rute sejauh 3,6 kilometer melalui akses jalan SMPN 1 Parung, SDN 04 Waru dan Jalan Raya Serius, Desa Waru, kemudian kembali menuju Jl. Raya H. Mawi dan finish sekitar jam 08.15 WIB di Perguruan Bina Ilmu yang beralamat di Jalan Haji Mawi Nomor 03 Parung, Bogor, Jawa Barat.

Malik menyebutkan, setelah seluruh peserta sampai di lokasi dan berteduh di bawah tenda berukuran 17x18 meter persegi panitia sudah menyiapkan serangkaian acara. Rangkaian acara tersebut diawali dengan lantunan ayat suci Alquran oleh Andini Syawalia Hadiningtyas, siswi kelas VI SDT Bina Ilmu, penampilan tari daerah, dan Ensamble Pianika yang dipersembahkan siswa dan siswi SDT Bina Ilmu.

 

“Tak ketinggalan grup band religi Remeki dari Kampung Jati, Parung di bawah asuhan Helmi menghibur peserta JSM sebagai selingan pengundian doorprize,” tuturnya.  

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Parung, Rahwandi, mengaku bersyukur dengan digelarnya gerak jalan dalam rangka tahun baru Islam. Dia mengatakan kegiatan ini sebagai upaya mempererat tali silaturahim antara pengelola pendidikan dengan orang tua dan masyarakat berlangsung meriah.

 

“Acara Jalan Sehat di SD Terpadu Bina Ilmu Parung dalam rangka menyemarakkan 1 Muharam 1440 Hijriyah sangat meriah,’’ ungkapnya.

  

photo

 Kegiatan Jalan Sehat Muharam (JSM)1440 H berlangsung semarak.

 

Kepala SDN 02 Parung itu  menambahkan, kemeriahan itu didukung dengan doorprize yang disiapkan panitia sangat banyak sehingga membuat para peserta senang.

Kegiatan itu bertambah semarak dengan kehadiran banyak stand bazar kuliner.  ‘’Semoga ke depan kegiatan serupa ini tetap dilaksanakan dan mudah-mudahan lebih meriah lagi,’’ paparnya.

 

Malik tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya karena perhelatan menyambut tahun baru Islam di lembaga tempat dia mengabdi sebagai tenaga pendidik mendapat dukungan yang luar biasa dari semua pihak.

 

‘’Alhamdulillah JSM 1440 Hijriyah yang diselenggarakan Perguruan Bina Ilmu, dari tahun ketahun semakin semarak dan banyak sekali yang terlibat,’’ kata Malik.  

 

Malik kemudian merinci para donator seperti Paytren, Indofood, Bank Syariah Insan Cita, Yudhistira, Komite SDT Bina Ilmu, TK Bina Ilmu, Elbama Bina Ilmu, yang mendukung terselenggaranya acara.

 

Malik, yang baru dua bulan bergabung sebagai guru di SDT Bina Ilmu menjelaskan, JSM yang dikomandoinya adalah miniatur perjalanan hijrah yang dilakukan Rasullullah SAW kala itu.

 

‘’Harapan kami  cuma satu, semoga Perguruan Bina Ilmu dan kita semua bisa melakukan hijrah ke arah yang lebih baik dan lebih bermanfaat untuk umat. Apapun namanya, menjadi lebih baik adalah sebuah keharusan,’’ tandasnya.

 

sumber

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1  2  3  4  5  6  7 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 7

One Day One Ayat

Rampak Bedug SDT Bina Ilmu